MANDI
A. Pengertian Mandi
Dalam kitab Sabilal Muhtadin disebutkan makna mandi pada bahasa yaitu mengalirkan air kepada sesuatu, sedangkan menurut istilah syara’ adalah mengalirkan air atas sekalian badan dengan niat.[1]
Mandi ialah meratakan air ke seluruh tubuh.[2] Mandi itu disyariatkan berdasarkan firman Allah :
4bÎ)ur öNçGZä. $Y6ãZã_ (#rã£g©Û$$sù
artinya : Dan jika kamu junub maka mandilah (Al-Maidah :6).
Dan firman-Nya pula :
tRqè=t«ó¡our Ç`tã ÇÙÅsyJø9$# ( ö@è% uqèd ]r& (#qä9ÍtIôã$$sù uä!$¡ÏiY9$# Îû ÇÙÅsyJø9$# ( wur £`èdqç/tø)s? 4Ó®Lym tbößgôÜt ( #sÎ*sù tbö£gsÜs? Æèdqè?ù'sù ô`ÏB ß]øym ãNä.ttBr& ª!$# 4 ¨bÎ) ©!$# =Ïtä tûüÎ/º§qG9$# =Ïtäur úïÌÎdgsÜtFßJø9$# ÇËËËÈ
Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka telah Suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.[3]
B. Hal-Hal Yang Menyebabkan Wajib Mandi
Hal-Hal yang menyebabkan wajib mandi ada 6 :
- Tiga perkara yang mencakup pria dan wanita, yaitu :
1. Bertemu dua alat khitan (kemaluan) / hubungan kelamin
2. Keluar air mani
Ada beberapa persoalan yang sering terjadi dan dikemukakan karena diperlukan :
a. Bila mani keluar tanpa syahwat, tetapi karena sakit atau dingin maka tidaklah wajib mandi
b. Bila seseorang bermimpi tetapi tidak menemukan mani, maka ia tidak wajib mandi
c. Bila seseorang bangun tidur lalu menemukan basah tetapi tidak ingat bahwa ia bermimpi, maka ia wajib mandi jika ia yakin itu adalah mani.
d. Bila seseorang merasakan hendak keluarnya mani di waktu syahwat, lalu menahan kemaluannya hingga tidak jadi keluar, maka tidaklah wajib mandi.
e. Bila ia melihat mani pada kainnya, tetapi tidak mengetahui saat keluarnya dan kebetulan sudah shalat, maka ia wajib mengulangi sembahyang dari waktu tidurnya yang terakhir, kecuali bila ada petunjuk bahwa keluarnya sebelum itu, hingga ia harus mengulangi dari tidur terdekat di mana mani itu mungkin keluar.
3. Mati
- Tiga yang lain khusus bagi wanita, yaitu :
4. Haid
5. Nifas
6. Melahirkan
Jika seorang perempuan melahirkan, tetapi tidak melihat darah, menurut pendapat sebagian ulama ia wajib mandi. Tetapi pendapat lain mengatakan tidak wajib.
C. Hal-Hal Yang Terlarang Bagi Orang Junub
1. Shalat
2. Thawaf
3. Menyentuh Mushaf Al-Quran dan membawanya
Haramnya disepakati oleh para Imam dan tak seorang pun di antara sahabat yang menyangkal.
Tapi Daud dan Ibnu Hazmin membolehkan orang junub itu menyentuh Al-Quran dan membawanya, mereka berpendapat bahwa itu tak ada halangannya, mengambil alasan pada peristiwa yang tercantum dalam Shahih Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah mengirim surat kepada kaisar Heraklius yang di dalamnya tertera surah Ali Imran ayat 64.
4. Membaca Al-Quran
Menurut Jumhur, diharamkan bagi orang junub membaca sesuatu dari ayat Al-Quran, berdasarkan hadits Ali r.a. :
Artinya:
“Bahwa Rasulullah saw. tidak satupun yang menghalanginya dari Al-Quran kecuali janabat.” (H. R. Ash-habus Sunan dan disahkan oleh Turmudzi dan lain-lain).
5. Menetap di masjid[4]
Hadis dari Ummu Salamah r. a :
Artinya :
Rasulullah saw. masuk ke halaman mesjid dan berseru sekeras suaranya: “sesungguhnya mesjid tidak dibolehkan bagi orang haid maupun junub!” (H.R. Ibnu Majah dan Thabrani).
D. Rukun Mandi
Rukun mandi ada 2 perkara, yaitu :
Berniat
Membasuh seluruh anggota Badan.
E. Sunah Mandi
Adapun Sunah-sunah mandi ada lima perkara, yaitu :
1. Membaca bismillah
2. Berwudhu
3. Menggosokkan tangan ke seluruh badan
4. tertib (berurutan)
5. mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan daripada yang kiri
F. Mandi-Mandi Yang Disunahkan
Adapun mandi-mandi yang disunahkan ada 17 Macam, yaitu :
1. Mandi menjelang Shalat Jum’at
2. Mandi pada dua hari raya
3. Mandi ketika hendak shalat Istisqa
4. Mandi ketika hendak shalat Gerhana bulan
5. Mandi ketika hendak shalat Gerhana matahari
6. Mandi setelah memandikan mayat
7. Mandi bagi orang kafir ketika masuk Islam
8. Mandi bagi orang gila setelah sembuh
9. Mandi bagi orang pingsan setelah sadar
10. Mandi ketika hendak mengerjakan Ihram
11. Mandi ketika masuk ke Mekah
12. Mandi ketika akan wukuf di Arafah
13. Mandi ketika akan menginap di Mudzalifah
14. Mandi ketika akan melempar jumrah yang ke tiga
15. Mandi ketika akan Tawaf
16. Mandi ketika akan Sai
17. Mandi ketika akan masuk ke kota Madinatur Rasul.[5]
DAFTAR PUSTAKA
Al-Qur’an dan Terjemah, Percetakan Raja Fahd, Saudi Arabia,1990.
H. Moch. Anwar, Fiqih Islam, PT. Al-Ma’arif, Bandung, 1973.
Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah 1, PT. Al- Ma’arif, Bandung, 1997.
Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjary, Sabilal Muhtadin, Al-Haramain.
[1] Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjary, Sabilal Muhtadin, (Al Haramain) hal. 105.
[2] Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah 1, (Bandung,Al- Ma’arif, :1997). Hal. 136.
[3] Al-Qur’an dan Terjemah (Saudi Arabia, Raja Fahd:1990) Hal.54
[4] H. Moch. Anwar, Fiqih Islam, (Bandung, Al-Ma’arif, 1973). Hal. 21
[5] Ibid. Hal 22
Mengenai Saya
- zain
- saya orangnya simpel aja, masih lumayan gaptek jadi bagi yang mau ngajarin saya tentang IT.. trims bgt
Rabu, 23 Juli 2008
metode pembelajaran, al-quran matematika
METODE-METODE DALAM PEMBELAJARAN
1.Metode Ceramah.
a).Pengertian.
Metode ceramah adalah metode yang dalam penyampaiannya secara lisan.
b).Kelebihan.
-Lebih mudah mengawasi ketertiban siswa.
-Tidak perlu membagi-bagi perhatian.
c).Kekurangan.
-Sukar mengetahui sampai dimana pengertian murid.
-Murid sering kali memberi pengertian lain dari hal yang di maksud guru.
2.Metode Tanya Jawab.
a).Pengertian.
Metode Tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi langsung yang bersifat two way traffic, sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa.
b).Kelebihan.
-Kelas lebih hidup.
-Partisipasi siswa lebih besar (aktif berfikir).
c).Kekurangan.
-Kelancaran jalannya pelajaran sering atau bisa terlambat.
-Jawaban siswa belum tentu semua benar.
-Memerlukan waktu yang lama.
3.Metode Diskusi.
a).Pengertian.
Metode diskusi adalah metode mengajar dimana guru memberi kesempatan kepada murid atau kelompok murid untuk mengadakan perbincangan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternative pemecahan atas suatu masalah.
b).Kelebihan.
-Melibatkan semua siswa secara langsung.
-Dapat menguji tingkat pengetahuan dan penguasaan bahan masing-masing siswa.
-Dapat menumbuhkan dan mengembangkan cara berfikir dan sikap ilmiah.
-Dapat memperoleh kepercayaan diri.
-Menunjang usaha-usaha pengembangan sikap sosial dan sikap demokratis.
c).Kekurangan.
-Tidak dapat diramalkan bagaimana hasilnya, tergantung pada kepemimpinan siswa dan partisipasi anggotanya.
-Memerlukan keterampilan-keterempilan yang belum pernah dipelajari.
-Jalannya diskusi dapat dikuasai oleh beberapa siswa yang menonjol.
-Tidak semua topic dapat dijadikan pokok diskusi.
-Memerlukan waktu yang panjang.
-Sulit membatasi pokok masalah.
-Murid kurang berani mengemukakan pendapat.
-Jumlah siswa yang terlalu besar dapat mempengaruhi kesempatan setiap siswa untuk bertanya.
4.Metode Tugas Belajar dan Resitasi.
a).Pengertian.
Metode tugas belajar dan resitasi adalah tugas yang dapat merangsang anak untuk aktif belajar baik individu atau kelompok yang bisa dilaksanakan di rumah, di sekolah, di perpustakaan, dan lain-lain.
b).Kelebihan.
-Lebih merangsang siswa dalam melakukan aktifitas belajar.
-Dapat mengembangkan kemandirian siswa diluar pengawasan guru.
-Membina tanggung jawab dan disiplin siswa.
-Mengembangkan kreatifitas siswa.
c).Kelemahan.
-Ada kemungkinan siswa meniru pekerjaan temannya atau dikerjakan oleh orang lain.
-Khusus untuk tugas kelompok, tidak jarang yang aktif mrngerjakan adalah anggota tertentu saja.
5.Metode Problem Solving.
a).Pengertian.
Metode problem solving adalah metode mengajar tetapi juga merupakan suatu metode berfikir sebab metode ini dapat menggunakan metode-metode lain yang dimulai dengan mencari data sampai menarik kesimpulan.
b).Kelebihan.
-Membuat pendidikan disekolah menjadi lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dengan dunia kerja.
-Membiasakan para siswa menghadapi dan memecahkan masalah secara terampil.
-Merangsang pengembangan kemampuan berfikir siswa secara kreeatif dan menyeluruh.
c).Kekurangan.
-Memerlukan kemampuan dan keterampilan guru dalam menentukan masalah yang sesuai.
-Mengubah kebiasaan siswa belajar.
6.Metode Kerja Kelompok.
a).Pengertian.
Menurut Robert L. Cilstrap dan Willyam R Martin mengartikan kerja kelompok sebagai kegiatan sekelompok siswa yang biasanya berjumlah kecil yang diorganisir untuk kepentingan belajar.
b).Kelebihan.
-Siswa berkesempatan untuk menggunakan keterampilan bertanya dan memecahkan suatu masalah.
-Siswa bisa lebih intensif mengadakan penyelidikan suatu kasus.
-Dapat mengembangkan bakat dan kepemimpinan serta mengajarkan keterampilan berdiskusi.
-Guru lebih memperhatikan siswa sebagai individu serta kebutuhannya belajar.
-Siswa lebih aktif.
-Mengembangkan rasa menghargai dan menghormati.
c).Kekurangan.
-Bisa hanya melibatkan beberapa siswa yang mampu atau menonjol.
-Menuntut tempat duduk dan gaya mengajar yang berbeda.
7.Metode Sosio Drama dan Bermain Peran.
a).Pengertian.
Metode sosio drama adalah metode mengajar dengan mendemonstrasikan cara bertingkah laku dalam hubungan sosial. Dan bermain peran menekankan kenyataan dimana para siswa diikut sertakan dalam permainan peran didalam mendemonstrasikan masalah-masalah sosial.
b).Kelebihan.
-Lebih menarik perhatian.
-Masalah-masalahnya mudah dipahami.
-Menumbuhkan sikap saling pengertian, tenggang rasa, toleransi dan cinta kasih sesama makhluk.
c).Kekurangan.
-Bila guru tidak memahami langkah-langkah pelaksanaan metode ini, maka akan mengacaukan berlangsungnya sosio drama.
8.Metode Sistem Regu.
a).Pengertian.
Team teaching adalah suatu pengajaran yang dilaksanakan bersama oleh beberapa orang seperti cara menyajikan bahan pelajaran yang dilakukan bersama oleh dua orang atau lebih, kepada kelompok belajar untuk mencapai tujuan pengajaran.
b).Kelebihan.
-Pengetahuan siswa lebih luas dan mendalam.
-Tugas mengajar guru lebih ringan.
-Lebih dapat dipertanggung jawabkan.
c).Kekurangan.
-Salah seorang guru yang tidak mengajar tidak memanfaatkan waktu.
-Masing-masing anggota team tidak kompak.
9.Metode Latihan
a).Pengertian.
Metode latihan ialah suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki ketangkasan dan keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari.
b).Kelebihan.
-Memperoleh kecakapan motoris dan terampil menggunakan peralatan olah raga.
-Memperoleh kecakapan mental.
-Memperoleh kecakapan dalam bentuk asosiasi.
-Pemanfaatan kebiasaan-kebiasaan yang tidak memerlukan konsentrasi dalam pelaksanaannya.
-Pembentukan kebiasaaan-kebiasaan membuat gerakan-gerakan yang komplek, rumit menjadi lebih otomatis.
c).Kekurangan.
-Menghambat bakat dan inisiatif siswa.
-Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
-Membentuk kebiasaan yang kaku karma bersifat otomatis.
-Dapat menimbulkan verbalisme.
10.Metode Karya Wisata.
a).Pengertian.
Karya wisata disini berarti kunjungan keluar kelas dalam rangka belajar. Jadi, metode karya wisata adalah suatu cara penyajianbahan pelajaran dengan membawa siswa mengunjungi objek yang akan di pelajari.
b).Kelebihan.
-Siswa dapat berpartisipasi dan mengembangkan bakat khusus mereka.
-Siswa dapat melihat kegiatan petugas secara langsung.
-Bisa menemukan bukti kebenaran dengan tanya jawab.
-Pengetahuan dan pengalaman terintegrasi (tidak terpisah-pisah dan terpadu).
c).Kekurangan.
-Memerlukan biaya besar.
-Memerlukan waktu yang panjang.
-Memikirkan segi keamanan.
11.Metode Penemuan atau Discovery.
a)Pengertian.
Menurut Sund discovery adalah proses mental dimana siswa mampu mengasimilasikan suatu konsep atau prinsip. Dengan pengertian ;
*proses mental antara lain : mengamati, mencerna, menggolong-golongkan, membuat dugaan, menjelaskan, dan lain-lain.
*Konsep, misalnya : segi tiga, panas, demonstrasi, dan sebagainya.
*Prinsip, antara lain : logam bila dipanaskan mengembang, dan lain-lain.
b).Keunggulan.
-Membantu untuk mengembangkan, memperbanyak kesiapan, serta penguasaan keterampilan siswa.
-Membangkitkan gairah belajar.
-Siswa berkesempatan untuk mengembangkan kemampuan masing-masing.
-Menambah percaya diri siswa.
-Strategi itu berpusat pada siswa tidak pada guru.
c).Kekurangan.
-Bagi yang sudah bisa dengan cara tradisional ada rasa kecewa.
-Mungkin tidak memberikan kesempatan untuk berfikir secara kreatif.
12.Metode proyek.
a)Pengertian.
Metode proyek adalah cara penyajian pelajaran yang bertitik tolak dari suatu masalah, kemudian dibahas dari berbagai segi yang berhubungan sehingga pemecahannya secara keseluruhan dan bermakna.
b).Kelebihan.
-Memperluas pemikiran siswa dalam menghadapi masalah hidup.
-Membina siswa dengan kebiasaan menerapkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari secara terpadu.
-Sesuai dengan prinsip-prinsip didektik modern.
c).Kekurangan.
-Kurikulum belum menunjang metode ini.
-Pemilihan topik unit yang tepat dan sesuai.
-Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok-pokok unit yang dibahas.
Kesimpulan
Menurut saya metode-metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika antara lain adalah ;
1).Metode ceramah.
2).Metode Tanya jawab.
3).Metode diskusi
4).Metode tugas belajar dan resitasi.
5).Metode kerja kelompok.
6).Metode latihan.
7).Metode penemuan.
DAFTAR PUSTAKA
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan, Srategi Belajar Mengajar, Jakarta, PT. Rineka Cipta, 2002.
Sabri, Ahmad, Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching, Jakarta, PT. Quantum Teaching, 2005.
Roestiyah, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, PT. Renika Cipta, 2001.
.
Nama : Muhammad Zaini
AYAT-AYAT AL-QUR’AN YANG BERHUBUNGAN DENGAN ILMU MATEMATIKA
Q.S An-Nisa : 11-12
ÞOä3Ϲqã ª!$# þÎû öNà2Ï»s9÷rr& ( Ìx.©%#Ï9 ã@÷VÏB Åeáym Èû÷üusVRW{$# 4 bÎ*sù £`ä. [ä!$¡ÎS s-öqsù Èû÷ütGt^øO$# £`ßgn=sù $sVè=èO $tB x8ts? ( bÎ)ur ôMtR%x. ZoyÏmºur $ygn=sù ß#óÁÏiZ9$# 4 Ïm÷uqt/L{ur Èe@ä3Ï9 7Ïnºur $yJåk÷]ÏiB â¨ß¡9$# $£JÏB x8ts? bÎ) tb%x. ¼çms9 Ó$s!ur 4 bÎ*sù óO©9 `ä3t ¼ã&©! Ó$s!ur ÿ¼çmrOÍurur çn#uqt/r& ÏmÏiBTsù ß]è=W9$# 4 bÎ*sù tb%x. ÿ¼ã&s! ×ouq÷zÎ) ÏmÏiBTsù â¨ß¡9$# 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur ÓÅ»qã !$pkÍ5 ÷rr& Aûøïy 3 öNä.ät!$t/#uä öNä.ät!$oYö/r&ur w tbrâôs? öNßgr& Ü>tø%r& ö/ä3s9 $YèøÿtR 4 ZpÒÌsù ÆÏiB «!$# 3 ¨bÎ) ©!$# tb%x. $¸JÎ=tã $VJÅ3ym ÇÊÊÈ * öNà6s9ur ß#óÁÏR $tB x8ts? öNà6ã_ºurør& bÎ) óO©9 `ä3t £`ßg©9 Ó$s!ur 4 bÎ*sù tb$2 Æßgs9 Ó$s!ur ãNà6n=sù ßìç/9$# $£JÏB z`ò2ts? 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur úüϹqã !$ygÎ/ ÷rr& &úøïy 4 Æßgs9ur ßìç/9$# $£JÏB óOçFø.ts? bÎ) öN©9 `à6t öNä3©9 Ós9ur 4 bÎ*sù tb$2 öNà6s9 Ó$s!ur £`ßgn=sù ß`ßJV9$# $£JÏB Läêò2ts? 4 .`ÏiB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur cqß¹qè? !$ygÎ/ ÷rr& &ûøïy 3 bÎ)ur c%x. ×@ã_u ß^uqã »'s#»n=2 Írr& ×or&tøB$# ÿ¼ã&s!ur îr& ÷rr& ×M÷zé& Èe@ä3Î=sù 7Ïnºur $yJßg÷YÏiB â¨ß¡9$# 4 bÎ*sù (#þqçR%2 usYò2r& `ÏB y7Ï9ºs ôMßgsù âä!%2uà° Îû Ï]è=W9$# 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur 4Ó»qã !$pkÍ5 ÷rr& Aûøïy uöxî 9h!$ÒãB 4 Zp§Ï¹ur z`ÏiB «!$# 3 ª!$#ur íOÎ=tæ ÒOÎ=ym ÇÊËÈ
Terjemah :
Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka) untuk anak-anakmu. Yaitu ; bahagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan. Dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia akan memperoleh separo harta.dan untuk dua orang ibu bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak. Jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu bapanya, maka ibunya mendapat sepertiga. Jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. Pembagian-pembagian tersebut di atas sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau dan sesudah dibayar hutangnya. Tentang orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa diantara mereka yang lebih dekat banyak manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha bijaksana. (Q.S. An-Nisa:11)
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. (Q.S. An-Nisa:12).
Keterangan :
Ayat di atas menunjukkan hubungan dengan ilmu matematika, karena pada isinya dilibatkan proses hitung-menghitung mengenai pembagian harta warisan.
Dalam hukum waris, tidak pernah dapat dipisahkan dengan matematika dikarenakan proses tersebut sangatlah rumit dalam pembagiannya. Oleh karena itu, ilmu matematika bukan hanya berguna untuk urusan duniawi saja tetapi sangat berguna bagi kepentingan agama.
Created by Zaini
1.Metode Ceramah.
a).Pengertian.
Metode ceramah adalah metode yang dalam penyampaiannya secara lisan.
b).Kelebihan.
-Lebih mudah mengawasi ketertiban siswa.
-Tidak perlu membagi-bagi perhatian.
c).Kekurangan.
-Sukar mengetahui sampai dimana pengertian murid.
-Murid sering kali memberi pengertian lain dari hal yang di maksud guru.
2.Metode Tanya Jawab.
a).Pengertian.
Metode Tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi langsung yang bersifat two way traffic, sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa.
b).Kelebihan.
-Kelas lebih hidup.
-Partisipasi siswa lebih besar (aktif berfikir).
c).Kekurangan.
-Kelancaran jalannya pelajaran sering atau bisa terlambat.
-Jawaban siswa belum tentu semua benar.
-Memerlukan waktu yang lama.
3.Metode Diskusi.
a).Pengertian.
Metode diskusi adalah metode mengajar dimana guru memberi kesempatan kepada murid atau kelompok murid untuk mengadakan perbincangan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternative pemecahan atas suatu masalah.
b).Kelebihan.
-Melibatkan semua siswa secara langsung.
-Dapat menguji tingkat pengetahuan dan penguasaan bahan masing-masing siswa.
-Dapat menumbuhkan dan mengembangkan cara berfikir dan sikap ilmiah.
-Dapat memperoleh kepercayaan diri.
-Menunjang usaha-usaha pengembangan sikap sosial dan sikap demokratis.
c).Kekurangan.
-Tidak dapat diramalkan bagaimana hasilnya, tergantung pada kepemimpinan siswa dan partisipasi anggotanya.
-Memerlukan keterampilan-keterempilan yang belum pernah dipelajari.
-Jalannya diskusi dapat dikuasai oleh beberapa siswa yang menonjol.
-Tidak semua topic dapat dijadikan pokok diskusi.
-Memerlukan waktu yang panjang.
-Sulit membatasi pokok masalah.
-Murid kurang berani mengemukakan pendapat.
-Jumlah siswa yang terlalu besar dapat mempengaruhi kesempatan setiap siswa untuk bertanya.
4.Metode Tugas Belajar dan Resitasi.
a).Pengertian.
Metode tugas belajar dan resitasi adalah tugas yang dapat merangsang anak untuk aktif belajar baik individu atau kelompok yang bisa dilaksanakan di rumah, di sekolah, di perpustakaan, dan lain-lain.
b).Kelebihan.
-Lebih merangsang siswa dalam melakukan aktifitas belajar.
-Dapat mengembangkan kemandirian siswa diluar pengawasan guru.
-Membina tanggung jawab dan disiplin siswa.
-Mengembangkan kreatifitas siswa.
c).Kelemahan.
-Ada kemungkinan siswa meniru pekerjaan temannya atau dikerjakan oleh orang lain.
-Khusus untuk tugas kelompok, tidak jarang yang aktif mrngerjakan adalah anggota tertentu saja.
5.Metode Problem Solving.
a).Pengertian.
Metode problem solving adalah metode mengajar tetapi juga merupakan suatu metode berfikir sebab metode ini dapat menggunakan metode-metode lain yang dimulai dengan mencari data sampai menarik kesimpulan.
b).Kelebihan.
-Membuat pendidikan disekolah menjadi lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dengan dunia kerja.
-Membiasakan para siswa menghadapi dan memecahkan masalah secara terampil.
-Merangsang pengembangan kemampuan berfikir siswa secara kreeatif dan menyeluruh.
c).Kekurangan.
-Memerlukan kemampuan dan keterampilan guru dalam menentukan masalah yang sesuai.
-Mengubah kebiasaan siswa belajar.
6.Metode Kerja Kelompok.
a).Pengertian.
Menurut Robert L. Cilstrap dan Willyam R Martin mengartikan kerja kelompok sebagai kegiatan sekelompok siswa yang biasanya berjumlah kecil yang diorganisir untuk kepentingan belajar.
b).Kelebihan.
-Siswa berkesempatan untuk menggunakan keterampilan bertanya dan memecahkan suatu masalah.
-Siswa bisa lebih intensif mengadakan penyelidikan suatu kasus.
-Dapat mengembangkan bakat dan kepemimpinan serta mengajarkan keterampilan berdiskusi.
-Guru lebih memperhatikan siswa sebagai individu serta kebutuhannya belajar.
-Siswa lebih aktif.
-Mengembangkan rasa menghargai dan menghormati.
c).Kekurangan.
-Bisa hanya melibatkan beberapa siswa yang mampu atau menonjol.
-Menuntut tempat duduk dan gaya mengajar yang berbeda.
7.Metode Sosio Drama dan Bermain Peran.
a).Pengertian.
Metode sosio drama adalah metode mengajar dengan mendemonstrasikan cara bertingkah laku dalam hubungan sosial. Dan bermain peran menekankan kenyataan dimana para siswa diikut sertakan dalam permainan peran didalam mendemonstrasikan masalah-masalah sosial.
b).Kelebihan.
-Lebih menarik perhatian.
-Masalah-masalahnya mudah dipahami.
-Menumbuhkan sikap saling pengertian, tenggang rasa, toleransi dan cinta kasih sesama makhluk.
c).Kekurangan.
-Bila guru tidak memahami langkah-langkah pelaksanaan metode ini, maka akan mengacaukan berlangsungnya sosio drama.
8.Metode Sistem Regu.
a).Pengertian.
Team teaching adalah suatu pengajaran yang dilaksanakan bersama oleh beberapa orang seperti cara menyajikan bahan pelajaran yang dilakukan bersama oleh dua orang atau lebih, kepada kelompok belajar untuk mencapai tujuan pengajaran.
b).Kelebihan.
-Pengetahuan siswa lebih luas dan mendalam.
-Tugas mengajar guru lebih ringan.
-Lebih dapat dipertanggung jawabkan.
c).Kekurangan.
-Salah seorang guru yang tidak mengajar tidak memanfaatkan waktu.
-Masing-masing anggota team tidak kompak.
9.Metode Latihan
a).Pengertian.
Metode latihan ialah suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki ketangkasan dan keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari.
b).Kelebihan.
-Memperoleh kecakapan motoris dan terampil menggunakan peralatan olah raga.
-Memperoleh kecakapan mental.
-Memperoleh kecakapan dalam bentuk asosiasi.
-Pemanfaatan kebiasaan-kebiasaan yang tidak memerlukan konsentrasi dalam pelaksanaannya.
-Pembentukan kebiasaaan-kebiasaan membuat gerakan-gerakan yang komplek, rumit menjadi lebih otomatis.
c).Kekurangan.
-Menghambat bakat dan inisiatif siswa.
-Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
-Membentuk kebiasaan yang kaku karma bersifat otomatis.
-Dapat menimbulkan verbalisme.
10.Metode Karya Wisata.
a).Pengertian.
Karya wisata disini berarti kunjungan keluar kelas dalam rangka belajar. Jadi, metode karya wisata adalah suatu cara penyajianbahan pelajaran dengan membawa siswa mengunjungi objek yang akan di pelajari.
b).Kelebihan.
-Siswa dapat berpartisipasi dan mengembangkan bakat khusus mereka.
-Siswa dapat melihat kegiatan petugas secara langsung.
-Bisa menemukan bukti kebenaran dengan tanya jawab.
-Pengetahuan dan pengalaman terintegrasi (tidak terpisah-pisah dan terpadu).
c).Kekurangan.
-Memerlukan biaya besar.
-Memerlukan waktu yang panjang.
-Memikirkan segi keamanan.
11.Metode Penemuan atau Discovery.
a)Pengertian.
Menurut Sund discovery adalah proses mental dimana siswa mampu mengasimilasikan suatu konsep atau prinsip. Dengan pengertian ;
*proses mental antara lain : mengamati, mencerna, menggolong-golongkan, membuat dugaan, menjelaskan, dan lain-lain.
*Konsep, misalnya : segi tiga, panas, demonstrasi, dan sebagainya.
*Prinsip, antara lain : logam bila dipanaskan mengembang, dan lain-lain.
b).Keunggulan.
-Membantu untuk mengembangkan, memperbanyak kesiapan, serta penguasaan keterampilan siswa.
-Membangkitkan gairah belajar.
-Siswa berkesempatan untuk mengembangkan kemampuan masing-masing.
-Menambah percaya diri siswa.
-Strategi itu berpusat pada siswa tidak pada guru.
c).Kekurangan.
-Bagi yang sudah bisa dengan cara tradisional ada rasa kecewa.
-Mungkin tidak memberikan kesempatan untuk berfikir secara kreatif.
12.Metode proyek.
a)Pengertian.
Metode proyek adalah cara penyajian pelajaran yang bertitik tolak dari suatu masalah, kemudian dibahas dari berbagai segi yang berhubungan sehingga pemecahannya secara keseluruhan dan bermakna.
b).Kelebihan.
-Memperluas pemikiran siswa dalam menghadapi masalah hidup.
-Membina siswa dengan kebiasaan menerapkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari secara terpadu.
-Sesuai dengan prinsip-prinsip didektik modern.
c).Kekurangan.
-Kurikulum belum menunjang metode ini.
-Pemilihan topik unit yang tepat dan sesuai.
-Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok-pokok unit yang dibahas.
Kesimpulan
Menurut saya metode-metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika antara lain adalah ;
1).Metode ceramah.
2).Metode Tanya jawab.
3).Metode diskusi
4).Metode tugas belajar dan resitasi.
5).Metode kerja kelompok.
6).Metode latihan.
7).Metode penemuan.
DAFTAR PUSTAKA
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan, Srategi Belajar Mengajar, Jakarta, PT. Rineka Cipta, 2002.
Sabri, Ahmad, Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching, Jakarta, PT. Quantum Teaching, 2005.
Roestiyah, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, PT. Renika Cipta, 2001.
.
Nama : Muhammad Zaini
AYAT-AYAT AL-QUR’AN YANG BERHUBUNGAN DENGAN ILMU MATEMATIKA
Q.S An-Nisa : 11-12
ÞOä3Ϲqã ª!$# þÎû öNà2Ï»s9÷rr& ( Ìx.©%#Ï9 ã@÷VÏB Åeáym Èû÷üusVRW{$# 4 bÎ*sù £`ä. [ä!$¡ÎS s-öqsù Èû÷ütGt^øO$# £`ßgn=sù $sVè=èO $tB x8ts? ( bÎ)ur ôMtR%x. ZoyÏmºur $ygn=sù ß#óÁÏiZ9$# 4 Ïm÷uqt/L{ur Èe@ä3Ï9 7Ïnºur $yJåk÷]ÏiB â¨ß¡9$# $£JÏB x8ts? bÎ) tb%x. ¼çms9 Ó$s!ur 4 bÎ*sù óO©9 `ä3t ¼ã&©! Ó$s!ur ÿ¼çmrOÍurur çn#uqt/r& ÏmÏiBTsù ß]è=W9$# 4 bÎ*sù tb%x. ÿ¼ã&s! ×ouq÷zÎ) ÏmÏiBTsù â¨ß¡9$# 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur ÓÅ»qã !$pkÍ5 ÷rr& Aûøïy 3 öNä.ät!$t/#uä öNä.ät!$oYö/r&ur w tbrâôs? öNßgr& Ü>tø%r& ö/ä3s9 $YèøÿtR 4 ZpÒÌsù ÆÏiB «!$# 3 ¨bÎ) ©!$# tb%x. $¸JÎ=tã $VJÅ3ym ÇÊÊÈ * öNà6s9ur ß#óÁÏR $tB x8ts? öNà6ã_ºurør& bÎ) óO©9 `ä3t £`ßg©9 Ó$s!ur 4 bÎ*sù tb$2 Æßgs9 Ó$s!ur ãNà6n=sù ßìç/9$# $£JÏB z`ò2ts? 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur úüϹqã !$ygÎ/ ÷rr& &úøïy 4 Æßgs9ur ßìç/9$# $£JÏB óOçFø.ts? bÎ) öN©9 `à6t öNä3©9 Ós9ur 4 bÎ*sù tb$2 öNà6s9 Ó$s!ur £`ßgn=sù ß`ßJV9$# $£JÏB Läêò2ts? 4 .`ÏiB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur cqß¹qè? !$ygÎ/ ÷rr& &ûøïy 3 bÎ)ur c%x. ×@ã_u ß^uqã »'s#»n=2 Írr& ×or&tøB$# ÿ¼ã&s!ur îr& ÷rr& ×M÷zé& Èe@ä3Î=sù 7Ïnºur $yJßg÷YÏiB â¨ß¡9$# 4 bÎ*sù (#þqçR%2 usYò2r& `ÏB y7Ï9ºs ôMßgsù âä!%2uà° Îû Ï]è=W9$# 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur 4Ó»qã !$pkÍ5 ÷rr& Aûøïy uöxî 9h!$ÒãB 4 Zp§Ï¹ur z`ÏiB «!$# 3 ª!$#ur íOÎ=tæ ÒOÎ=ym ÇÊËÈ
Terjemah :
Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka) untuk anak-anakmu. Yaitu ; bahagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan. Dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia akan memperoleh separo harta.dan untuk dua orang ibu bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak. Jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu bapanya, maka ibunya mendapat sepertiga. Jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. Pembagian-pembagian tersebut di atas sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau dan sesudah dibayar hutangnya. Tentang orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa diantara mereka yang lebih dekat banyak manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha bijaksana. (Q.S. An-Nisa:11)
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. (Q.S. An-Nisa:12).
Keterangan :
Ayat di atas menunjukkan hubungan dengan ilmu matematika, karena pada isinya dilibatkan proses hitung-menghitung mengenai pembagian harta warisan.
Dalam hukum waris, tidak pernah dapat dipisahkan dengan matematika dikarenakan proses tersebut sangatlah rumit dalam pembagiannya. Oleh karena itu, ilmu matematika bukan hanya berguna untuk urusan duniawi saja tetapi sangat berguna bagi kepentingan agama.
Created by Zaini
Senin, 21 Juli 2008
alternatif
sekarang banyak rakyat indonesia yang merasakan betapa susahnya hidup pada zaman seperti ini. krisis terjadi di berbagai bidang, mulaidari minyak bumi, listrik, dll. mungkin semua kenyataan itu harus kta pikirkan sama2 bagaimana untuk mengakhiri itu semua. mulai dari diri pribadi......
Langganan:
Postingan (Atom)